Kabar Dari Jerman: Kasus Campak dan Hepatitis B Meningkat di Tengah Keraguan Vaksin

Di seluruh Jerman, keraguan vaksin (vaccine hesitancy) telah muncul sebagai hambatan signifikan untuk mengendalikan penyakit menular. Data terbaru dari Statista menunjukkan bahwa skeptisisme di kalangan orang dewasa Jerman meningkat dari 22% pada 2022 menjadi 25% pada 2024. Jerman menghadapi kebangkitan mengkhawatirkan penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan vaksin seperti campak dan hepatitis B. Meski memiliki sistem kesehatan yang mudah diakses dan infrastruktur vaksin yang kuat, … Continue reading Kabar Dari Jerman: Kasus Campak dan Hepatitis B Meningkat di Tengah Keraguan Vaksin

Community Moderation: Challenges for Science Communication

In an era dominated by digital interconnectivity, social media platforms have emerged as vital arenas for public discourse and information exchange. Among these platforms, Meta (encompassing Facebook, Instagram, and Threads) and X (formerly Twitter) hold unparalleled influence. Their algorithms and moderation policies shape how information is disseminated, consumed, and understood—with significant implications for science communication. Recent algorithmic overhauls and a shift toward community-driven content moderation … Continue reading Community Moderation: Challenges for Science Communication

Brief Report: Human Metapneumovirus (HMPV) di Tiongkok

Lima tahun setelah berita pertama tentang COVID dirilis oleh WHO, laporan terbaru tentang virus pada penyakit pernafasan yang tidak biasa di Tiongkok memicu kekhawatiran bagi dunia internasional. Pihak berwenang Tiongkok pertama kali mengeluarkan peringatan tentang human Human Metapneumovirus (hMPV) pada tahun 2023, tetapi laporan media mengindikasikan bahwa kasus-kasus ini tersebut akan meningkat lagi selama musim dingin di Tiongkok. Kondisi ini kemudian dibenarkan oleh kenaikan kunjungan … Continue reading Brief Report: Human Metapneumovirus (HMPV) di Tiongkok

Laporan Singkat: Memahami Tren Penarikan Ilmiah dalam Lanskap Penelitian

Fenomena Retraksi (Penarikan) ilmiah, yang didefinisikan sebagai pencabutan formal sebuah makalah yang telah diterbitkan dari catatan ilmiah akibat kesalahan, kecurangan, atau pelanggaran etika, semakin mendapat perhatian sebagai indikator penting dari integritas penelitian dan efektivitas kerangka kerja peer-review serta publikasi. Mekanisme koreksi ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki ketidakakuratan, tetapi juga untuk menjaga kredibilitas dunia akademik. Retraksi memberikan berbagai manfaat bagi komunitas ilmiah, termasuk menjaga integritas … Continue reading Laporan Singkat: Memahami Tren Penarikan Ilmiah dalam Lanskap Penelitian