Sains Sedang Dimanipulasi, Apa yang Perlu Kita Ketahui?

Laporan Forensic Scientometrics (FoSci) 2026 memberikan kerangka kerja bagi penerbit, lembaga, pemberi dana, dan pembuat kebijakan untuk memperkuat integritas penelitian serta memulihkan kepercayaan terhadap sains. Pada tahun 2022, Anna Abalkina, seorang peneliti di Freie Universität Berlin, menemukan sesuatu yang tidak biasa ketika memeriksa alamat email para penulis di Journal of Community Psychology, sebuah jurnal arus utama yang terkemuka. Enam artikel mencantumkan alamat email dari domain tanu.pro — domain institusi palsu … Continue reading Sains Sedang Dimanipulasi, Apa yang Perlu Kita Ketahui?

Mengapa Komunikasi Sains Gagal ‘Ampuh’ Mengubah Kebijakan Publik?

Hari-hari ini tidak sedikit dari kita mengeluhkan hal yang serupa tentang mengapa sains yang sudah jelas, didukung data kuat, dan disampaikan berulang kali oleh para pakar tetap berujung pada kekecewaan karena tidak dijadikan dasar utama kebijakan publik. Kita juga sebenarnya paham bahwa kebijakan publik tidak bekerja semata-mata berdasarkan kebenaran ilmiah, melainkan bergerak dalam logika politik. Dua hal ini telah lama menjadi semacam “omon-omon” bersama. Namun … Continue reading Mengapa Komunikasi Sains Gagal ‘Ampuh’ Mengubah Kebijakan Publik?

Cerita Rafflesia dari Oxford Memicu Debat tentang Representasi, Pengakuan Ilmiah, dan Visibilitas Global Selatan

Penemuan kembali bunga langka Rafflesia hasseltii di Sumatera Barat telah memicu perdebatan tak terduga mengenai cara lembaga Global Utara menyajikan cerita konservasi, tentang siapa yang mendapatkan pengakuan ilmiah, dan bagaimana peneliti dan kontributor lokal dari Global Selatan diwakili dalam ekosistem media global. Meskipun materi pers dan media sosial Universitas Oxford telah tersebar luas, para ilmuwan dan warganet di Indonesia berargumen bahwa struktur naratif yang digunakan oleh media global memperkuat … Continue reading Cerita Rafflesia dari Oxford Memicu Debat tentang Representasi, Pengakuan Ilmiah, dan Visibilitas Global Selatan

Jurnalisme di Indonesia: Dari Watchdog ke Edukator

Bersamaan dengan rutinitas riset, minggu lalu saya menyempatkan diri membaca, dan menulis ulasan laporan Worlds of Journalism Study Wave 3. Laporan Riset WJS3 ini dirilis ke publik pada akhir Oktober 2025, merangkum studi yang berlangsung antara 2021 hingga 2025 dan menjadi salah satu survei global terbesar mengenai profesi jurnalis. Secara singkat, proyek riset gelombang ketiga ini mengumpulkan lebih dari 32.350 responden dari 75 negara untuk … Continue reading Jurnalisme di Indonesia: Dari Watchdog ke Edukator