Indonesia Just Left WHO’s Southeast Asia Region: Here’s Why That Matters for Global Health

In May 2025, Indonesia formally left the WHO’s South-East Asia Region (SEARO) and joined the Western Pacific Region (WPRO). While the shift was bureaucratically framed, the political and strategic implications are profound. This realignment reshapes Indonesia’s position in global health governance and offers insight into how middle-income countries are rethinking their multilateral engagements. The decision, finalized during the 78th World Health Assembly (see WHO Doc … Continue reading Indonesia Just Left WHO’s Southeast Asia Region: Here’s Why That Matters for Global Health

Saat Kampus Menjadi Medan Kuasa: Siapa Menang, Siapa Tersingkir?

Perguruan tinggi kerap diasosiasikan dengan integritas, rasionalitas, dan keutamaan moral. Dalam ruang-ruang kuliah, seminar, dan laboratorium, nilai-nilai akademik diajarkan sebagai landasan berpikir dan bertindak. Namun, ketika musim pemilihan pimpinan kampus tiba, nilai-nilai tersebut sering diuji—dan tak jarang tergeser oleh dinamika sosial yang lebih pragmatis. Proses demokratisasi internal yang seharusnya menjadi ajang adu visi dan gagasan, kerap berubah menjadi arena pertarungan kekuasaan yang membelah komunitas akademik … Continue reading Saat Kampus Menjadi Medan Kuasa: Siapa Menang, Siapa Tersingkir?

Cinta: Antara Logika atau Hasrat Semata?

Dalam kebudayaan populer, cinta sering dilukiskan sebagai sesuatu yang melampaui nalar, ia digambarkan misterius, impulsif, dan tak terduga. Frasa seperti “cinta itu buta” atau “tidak bisa memilih kepada siapa kita jatuh cinta” mencerminkan pandangan umum seolah cinta menolak sebuah rasionalitas. Namun, ketika cinta ditempatkan dalam kerangka saintifik dan epistemologis, muncul pertanyaan yang lebih kompleks, bisakah cinta dijelaskan secara ilmiah, dan apakah ia layak dinilai sebagai … Continue reading Cinta: Antara Logika atau Hasrat Semata?

Bulan Kesadaran Kesehatan Mental: Krisis Kesehatan Mental di Indonesia

Masalah kesehatan mental sangat meluas di Indonesia, namun sering diabaikan. Menurut Riset Kesehatan Dasar Nasional 2018, prevalensi gangguan mental-emosional umum (seperti depresi dan kecemasan) meningkat tajam – dari sekitar 6% populasi pada 2013 menjadi 9,8% pada 2018, atau sekitar 19 juta orang. Depresi saja ditemukan pada lebih dari 6% orang dewasa, namun yang mengkhawatirkan, hanya 9% dari mereka yang menerima pengobatan medis. Artinya, lebih dari … Continue reading Bulan Kesadaran Kesehatan Mental: Krisis Kesehatan Mental di Indonesia