Sticky post

Politik Melumpuhkan Kekebalan

Berbeda dengan SARS-CoV-2, yang bermutasi menjadi varian-varian baru dengan kemampuan menghindari kekebalan tubuh, virus campak berubah jauh lebih lambat. Protein kunci pada permukaannya sangat terkonservasi secara evolusioner. Vaksin MMR yang dikembangkan dari strain tahun 1960-an masih efektif 97 persen terhadap semua genotipe yang beredar hari ini. Virus ini tidak perlu bermutasi untuk kembali menjadi ancaman. Yang dibutuhkannya jauh lebih sederhana, yaitu populasi yang menolak divaksinasi. … Continue reading Politik Melumpuhkan Kekebalan

Media Tidak Lagi Sepenuhnya Milik Redaksi

Sejak buku Media Power in Indonesia: Oligarchs, Citizens and the Digital Revolution yang ditulis Ross Tapsell tahun 2020, kita menjadi semakin tahu bahwa hubungan antara media dan kekuasaan dapat dipahami dengan lebih mudah dan dibaca dengan relatif sederhana. Utamanya setelah bukunya dialihbahasakan oleh Wisnu Utomo dan dicetak oleh MarjinKiri. Sudah menjadi diskusi awam jika kepemilikan surat kabar oleh konglomerat, intervensi negara terhadap redaksi, atau tekanan … Continue reading Media Tidak Lagi Sepenuhnya Milik Redaksi

Penjaga Terakhir Mahzab Frankfurt: Jürgen Habermas dan Warisan Akal Budi Komunikatif

Jürgen Habermas meninggal dunia pada 14 Maret 2026 di kota Starnberg, Bavaria, pada usia 96 tahun. Kematiannya dikonfirmasi oleh penerbitnya, Suhrkamp Verlag, atas nama keluarga. Dengan kepergiannya, dunia intelektual kehilangan bukan sekadar seorang filsuf besar, tetapi juga saksi hidup terakhir dari sebuah tradisi pemikiran yang lahir dari pengalaman paling traumatik abad kedua puluh: fasisme, genosida, dan runtuhnya kepercayaan pada akal budi itu sendiri. Habermas adalah wakil … Continue reading Penjaga Terakhir Mahzab Frankfurt: Jürgen Habermas dan Warisan Akal Budi Komunikatif

The Attention Trap

Why academics can no longer afford to stay silent, and what they risk by speaking up Academics once enjoyed a comfortable remove from public noise. Authority accumulated slowly, through journals, seminars, and institutional standing. That distance has collapsed. Consider what happened to Didier Raoult, the French microbiologist who became one of the most visible scientific figures of the COVID-19 pandemic. Whatever one thinks of his … Continue reading The Attention Trap