Tentang Akreditasi Pendidikan Tinggi: Pelajaran dari AS

Ketika pemerintahan Trump di Amerika Serikat mengeluarkan perintah eksekutif yang mengubah secara radikal proses akreditasi pendidikan tinggi—menghapus penggunaan data demografis, mempercepat pengakuan lembaga akreditasi baru, dan menekan lembaga yang tidak sejalan dengan agenda pemerintah—banyak akademisi dan lembaga penjamin mutu langsung menyuarakan kekhawatiran. Bukan hanya karena langkah tersebut mengancam kemandirian akreditasi, tetapi karena ia secara aktif menghapus keadilan dari mekanisme akuntabilitas. Ini bukan sekadar reformasi, ini … Continue reading Tentang Akreditasi Pendidikan Tinggi: Pelajaran dari AS

Mengapa Masyarakat Indonesia Perlu Mempercayai Obat Generik?

Indonesia menghadapi paradoks dalam dunia farmasi. Di satu sisi, Indonesia memiliki program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), salah satu skema asuransi kesehatan universal terbesar di dunia yang bertujuan menjamin akses obat yang terjangkau dan merata. Namun di sisi lain, banyak masyarakat masih meragukan kualitas obat generik yang disediakan secara gratis atau dengan harga murah melalui program tersebut. Keraguan ini mendorong masyarakat untuk mengeluarkan biaya tambahan yang … Continue reading Mengapa Masyarakat Indonesia Perlu Mempercayai Obat Generik?

Bulan Kesadaran Kesehatan Mental: Krisis Kesehatan Mental di Indonesia

Masalah kesehatan mental sangat meluas di Indonesia, namun sering diabaikan. Menurut Riset Kesehatan Dasar Nasional 2018, prevalensi gangguan mental-emosional umum (seperti depresi dan kecemasan) meningkat tajam – dari sekitar 6% populasi pada 2013 menjadi 9,8% pada 2018, atau sekitar 19 juta orang. Depresi saja ditemukan pada lebih dari 6% orang dewasa, namun yang mengkhawatirkan, hanya 9% dari mereka yang menerima pengobatan medis. Artinya, lebih dari … Continue reading Bulan Kesadaran Kesehatan Mental: Krisis Kesehatan Mental di Indonesia

“Jumbo” dan Folklor sebagai Wahana Hibriditas Tradisi dan Modernitas 

“Jumbo” (2025)  bukan sekadar film animasi anak yang menghibur, tetapi membangun narasi budaya yang kompleks, mengajak penonton untuk memikirkan ulang konsep kemajuan, tradisi, dan identitas budaya. Film ini menunjukkan bahwa folklor dapat tetap relevan jika diartikulasikan ulang dalam bentuk yang mampu mengakomodasi perubahan zaman. Melalui pendekatan hibriditas budaya, film ini menentang dikotomi tradisi-modernitas dan spiritualitas-teknologi, menawarkan model alternatif bagi pembentukan cara pandang baru dalam masyarakat … Continue reading “Jumbo” dan Folklor sebagai Wahana Hibriditas Tradisi dan Modernitas