The Attention Trap

Why academics can no longer afford to stay silent, and what they risk by speaking up Academics once enjoyed a comfortable remove from public noise. Authority accumulated slowly, through journals, seminars, and institutional standing. That distance has collapsed. Consider what happened to Didier Raoult, the French microbiologist who became one of the most visible scientific figures of the COVID-19 pandemic. Whatever one thinks of his … Continue reading The Attention Trap

Perbincangan dengan Herminson Ariel Currivil: Mendekolonisasi Sejarah Nuklir

Apa yang Anda bayangkan jika mendengar frasa “sejarah nuklir”? Saya yakin Anda akan membayangkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945 atau wajah Oppenheimer, fisikawan teoretis Amerika terkenal yang memimpin Proyek Los Alamos. Namun, dalam podcast ini, kita akan membahas hal yang berbeda: perkembangan teknologi nuklir secara kebetulan terjadi bersamaan dengan perlawanan terhadap kolonialisme di Selatan Global. Saya berbincang dengan Herminson Ariel, seorang … Continue reading Perbincangan dengan Herminson Ariel Currivil: Mendekolonisasi Sejarah Nuklir

Politik Perawatan di Negara Orang

“Ketika masuk musim dingin, indikator kebahagiaan saya cuma dua: matahari yang terbit, atau sereh di supermarket.” Kalimat itu sering saya ucapkan ketika pulang ke Indonesia setelah kurang lebih satu tahun tinggal di Jerman untuk menyelesaikan pendidikan master. Bagi sebagian orang, kegembiraan saya karena bisa pulang for good mungkin terdengar aneh. Bukankah kebanyakan orang justru ingin bertahan, mengadu nasib lebih lama, menjadikan gelar “master” sebagai batu … Continue reading Politik Perawatan di Negara Orang

Kami Terbiasa dengan Bencana, Negara Terbiasa Mengabaikannya

“Air masih mati,” kata ibu lewat telepon. Ia mengabari bahwa air PDAM belum juga menyala di Padang sejak banjir melanda Sumatera pada akhir November lalu. Hingga hari ini, bapak dan ibu saya masih menampung air hujan untuk keperluan mandi dan mencuci. Ibu menyesal tidak memasang sumur bor sejak dulu. “Kami masih menampung air hujan, mandi dari sana,” lanjut ibu. Mereka juga sempat menumpang mandi ke … Continue reading Kami Terbiasa dengan Bencana, Negara Terbiasa Mengabaikannya