Etika Bisnis Rumah Sakit

Seperti kecenderungan di berbagai negara, rumah sakit di Indonesia bergerak ke arah sistem manajemen berdasarkan konsep usaha yang mengarah pada mekanisme pasar dan prinsip efisiensi.

Dalam transisi ini pertanyaannya adalah, apakah ada yang dirugikan? dan apakah ada pedoman etika yang dapat diikuti? Saat ini memang timbul kekhawatiran mengenai akibat negatif dari transisi rumah sakit ke arah lembaga usaha. Pertanyaan mengenai siapa yang dirugikan atas perkembangan ini perlu dibahas untuk mencari usaha mengatasinnya. Pembahasan diawali dengan tinjauan konseptual mengenai dasar keadilan dalam peningkatan efisiensi. Dari pembahasan mengenai konsep dasar ini, berbagai ”kasus abu-abu” dalam rumah sakit dianalisis untuk mencari jawaban akan pertanyaan penting: adakah etika untuk bisnis di sektor rumah sakit?

Konsep Dasar untuk Keadilan
Dalam perubahan rumah sakit menjadi lebih bersifat lembaga usaha diperlukan suatu filosofi agar secara etika dapat dipertanggungjawabkan. Tujuan penting dalam perubahan rumah sakit adalah peningkatan efisiensi dan penjaminan bagi orang miskin untuk mendapatkan pelayanan rumah sakit. Dengan demikian perubahan akan diukur dengan indikator ekonomi dan indikator lain termasuk fungsi sosial rumah sakit. Dalam hal ini, pernyataan Pareto cit.Friedman 1995 perlu diperhatikan bahwa perubahan kebijakan harus berprinsip: tidak ada satu orang atau satu lembaga pun yang dirugikan. 

“One allocation is defined as Pareto superior to another if and only if it makes at least one person better off and no one worse off”

Continue reading “Etika Bisnis Rumah Sakit”

Membatasi Ruang Gerak Iklan Rokok

Beberapa waktu yang lalu tepatnya hari rabu tanggal 9 Januari 2013 salah satu teman di Kementrian Kesehatan memposting pemberitahuan tentang Terbitnya Peraturan Pemerintah No. 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Sontak saya kaget. Kekagetan saya bukan karena “surprise” karena akhirnya PP ini disahkan, tetapi lebih karena kenapa baru sekarang? Sewaktu saya masih di bangku perkuliahan dulu draft mengenai … Continue reading Membatasi Ruang Gerak Iklan Rokok

Regulasi Bungkus Rokok

Kali ini saya iseng nulis tentang persoalan bungkus rokok di Australia. Kenapa? ya, mungkin kalau anda googling atau yang pernah kesana pasti akan tahu kalau disana regulasi tentang bungkus rokok ini diatur ketat. Saking ketatnya bahkan bisa disebut SERAM. Bagaimana seramnya anda bisa melihat digambar ini. Salah satu unsur yang medorong perubahan termasuk perubahan di dunia kesehatan masyarakat adalah regulasi atau kebijakan pemerintah. Negeri Kangguru … Continue reading Regulasi Bungkus Rokok

Mengapa Pendidikan Anti Korupsi Harus Sejak Usia Dini?

Originally posted on #BlogBukik:
Korupsi sudah menjadi penyakit kronis masyarakat. Pemberantasan sel tumor korupsi sudah tidak memadai lagi.  Suatu hari mendapat email dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Wah salah apa saya kok sampai dihubungi KPK? Ternyata KPK berniat mengundang saya buat menjadi fasilitator Workshop Pengembangan Produk & Program Tunas Integritas. Tunas Integritas adalah sebuah program pendidikan anti korupsi untuk anak usia dini yang digagas oleh KPK.… Continue reading Mengapa Pendidikan Anti Korupsi Harus Sejak Usia Dini?