Indonesia’s Open Science Pioneer Grapples With Grassroots Limits
When Indonesian geologist Dasapta Erwin Irawan first encountered the idea of open science in 2013, it was not through policy mandates or institutional reforms, but by accident. “Idle time,” he says. “Serendipity again, I met someone who introduced me to open science.” That someone was the late Jon Tennant, a British paleontologist and open science advocate whose personable approach made a lasting impression on Dasapta. … Continue reading Indonesia’s Open Science Pioneer Grapples With Grassroots Limits
Open Science di Indonesia: Wawancara Bersama Dasapta Erwin Irawan
Pada tahun-tahun awal 2010-an, istilah Open Science (OS) mungkin masih terdengar asing bagi sebagian besar akademisi Indonesia. Namun tidak bagi Dasapta Erwin Irawan, hidrologis dari Institut Teknologi Bandung (ITB), yang kelak dikenal sebagai salah satu pelopor gerakan ini di tanah air, keterlibatannya bermula dari sesuatu yang lebih personal dan tak terencana. Sebuah waktu luang. “Kalau saya, idle time, kemudian serendipity lagi, saya kenal orang, orang … Continue reading Open Science di Indonesia: Wawancara Bersama Dasapta Erwin Irawan
Universitas India Akan Dikenai Penalti atas Artikel Retraksi Negatif: Integritas Ilmiah Masuk Perhitungan Akreditasi
Sistem pendidikan tinggi India telah lama terobsesi pada kuantitas. Jumlah publikasi, indeks sitasi, dan metrik jurnal telah menjadi mata uang utama untuk promosi akademik, peringkat universitas, dan pendanaan riset. Namun apa jadinya jika obsesi terhadap angka justru menggerus fondasi ketelitian ilmiah? Keputusan terbaru Kementerian Pendidikan India untuk memberikan penalti pada universitas yang artikel risetnya ditarik kembali (retracted) dalam kerangka National Institutional Ranking Framework (NIRF) bisa … Continue reading Universitas India Akan Dikenai Penalti atas Artikel Retraksi Negatif: Integritas Ilmiah Masuk Perhitungan Akreditasi
Akal Imitasi (AI) Tidak Cukup untuk Kesehatan Publik
Di tengah kebangkitan teknologi prediktif dan algoritma generatif, satu fakta tak kunjung berubah di masa depan adalah tantangan krisis kesehatan. Pandemi COVID-19 membuktikan bahwa, krisis kesehatan tidak sekedar masalah kesehatan publik, tapi berkembang lebih luas dan berakhir pada krisis sosial. Dan dalam krisis sosial, pertanyaan paling penting bukan seberapa cepat informasi disebar, tetapi siapa yang dipercaya dan mengapa mereka layak untuk kita percaya. Sebuah studi … Continue reading Akal Imitasi (AI) Tidak Cukup untuk Kesehatan Publik
