When Science Is Local, Silence Is Global
In recent years, the international scientific community has mobilized swiftly to defend academic freedom when it is under threat in wealthy nations. During the Trump administration, when American climate scientists feared political retaliation, Canadian institutions opened digital repositories and established “climate sanctuaries”. Following Brexit, European funding agencies adapted frameworks to accommodate displaced British researchers. In 2022, Germany’s Alexander von Humboldt Foundation expanded its Philipp Schwartz … Continue reading When Science Is Local, Silence Is Global
Mengapa Masyarakat Indonesia Perlu Mempercayai Obat Generik?
Indonesia menghadapi paradoks dalam dunia farmasi. Di satu sisi, Indonesia memiliki program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), salah satu skema asuransi kesehatan universal terbesar di dunia yang bertujuan menjamin akses obat yang terjangkau dan merata. Namun di sisi lain, banyak masyarakat masih meragukan kualitas obat generik yang disediakan secara gratis atau dengan harga murah melalui program tersebut. Keraguan ini mendorong masyarakat untuk mengeluarkan biaya tambahan yang … Continue reading Mengapa Masyarakat Indonesia Perlu Mempercayai Obat Generik?
Indonesia Just Left WHO’s Southeast Asia Region: Here’s Why That Matters for Global Health
In May 2025, Indonesia formally left the WHO’s South-East Asia Region (SEARO) and joined the Western Pacific Region (WPRO). While the shift was bureaucratically framed, the political and strategic implications are profound. This realignment reshapes Indonesia’s position in global health governance and offers insight into how middle-income countries are rethinking their multilateral engagements. The decision, finalized during the 78th World Health Assembly (see WHO Doc … Continue reading Indonesia Just Left WHO’s Southeast Asia Region: Here’s Why That Matters for Global Health
Saat Kampus Menjadi Medan Kuasa: Siapa Menang, Siapa Tersingkir?
Perguruan tinggi kerap diasosiasikan dengan integritas, rasionalitas, dan keutamaan moral. Dalam ruang-ruang kuliah, seminar, dan laboratorium, nilai-nilai akademik diajarkan sebagai landasan berpikir dan bertindak. Namun, ketika musim pemilihan pimpinan kampus tiba, nilai-nilai tersebut sering diuji—dan tak jarang tergeser oleh dinamika sosial yang lebih pragmatis. Proses demokratisasi internal yang seharusnya menjadi ajang adu visi dan gagasan, kerap berubah menjadi arena pertarungan kekuasaan yang membelah komunitas akademik … Continue reading Saat Kampus Menjadi Medan Kuasa: Siapa Menang, Siapa Tersingkir?
