Fake papers are contaminating the world’s scientific literature, fueling a corrupt industry and slowing legitimate lifesaving medical research

Frederik Joelving, Retraction Watch; Cyril Labbé, Université Grenoble Alpes (UGA), dan Guillaume Cabanac, Institut de Recherche en Informatique de Toulouse Over the past decade, furtive commercial entities around the world have industrialized the production, sale and dissemination of bogus scholarly research, undermining the literature that everyone from doctors to engineers rely on to make decisions about human lives. It is exceedingly difficult to get a … Continue reading Fake papers are contaminating the world’s scientific literature, fueling a corrupt industry and slowing legitimate lifesaving medical research

Gagal Jadi Guru CPNS di Provinsi Bavaria

From the dining table #000Munich, 29 Januari 2025 Kemarin ramai di media Jerman selatan gara-gara Lisa Poettinger, seorang aktivis iklim yang masih muda (28 tahun) dari München ditolak untuk masuk mengikuti program Referendariat. Lisa ditolak bahkan sebelum dia lulus mengikuti program calon Guru tersebut. Pemerintah provinsi Bavaria melalui dinas pendidikan negara bagian menolaknya karena kekhawatiran bahwa aktivitas politiknya tidak sejalan dengan prinsip netralitas yang diharapkan … Continue reading Gagal Jadi Guru CPNS di Provinsi Bavaria

Mengapa Kebijakan Penilaian dan Promosi Akademik Harus Berubah?

Seiring berkembangnya dunia akademik global, penilaian terhadap kinerja penelitian telah menjadi salah satu pilar penting dalam pengambilan keputusan promosi jabatan akademik. Namun, sistem penilaian yang mendominasi, terutama berbasis metrik kuantitatif seperti jumlah publikasi atau indeks sitasi, memunculkan banyak tantangan, terutama di negara-negara berkembang. Studi terbaru mengungkapkan bahwa kebijakan promosi yang tidak fleksibel dapat memperkuat ketimpangan, menghambat kreativitas, dan mengabaikan nilai keberagaman kontribusi ilmiah. Di negara-negara … Continue reading Mengapa Kebijakan Penilaian dan Promosi Akademik Harus Berubah?

Miskonsepsi Tentang Indeksasi Jurnal: Antara Gengsi dan Kualitas Riset

Indeksasi jurnal ilmiah, seperti Scopus dan Web of Science (WoS), telah lama diperuntukkan sebagai tolok ukur utama dalam penilaian keberhasilan akademisi dan evaluasi kinerja penelitian. Ia layaknya diperlakukan sebagai mata uang utama dalam pengukuran kredibilitas akademisi di lingkungan komunitas ilmiah (Latour & Woolgar, 1986). Di Indonesia, paradigma ini diperkuat oleh serangkaian kebijakan kementerian hingga institusi akademik dan riset. Persyaratan seperti publikasi wajib di jurnal-jurnal berindeks … Continue reading Miskonsepsi Tentang Indeksasi Jurnal: Antara Gengsi dan Kualitas Riset