“Berdiri Bersama Sains” dalam Dunia yang Tak Setara

Tema Hari Kesehatan Sedunia 7 April 2026 yang diserukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terdengar mendesak dengan slogan “Together for Health. Stand with Science.” Beberapa tahun terakhir, kepercayaan publik terhadap institusi ilmiah menghadapi tekanan dari polarisasi politik, disinformasi, dan ketidakpastian pendanaan riset di sejumlah negara. Seruan untuk mempertahankan integritas sains dapat dipahami. Namun, slogan tersebut juga memunculkan pertanyaan yang jarang dibahas secara terbuka berkaitan dengan hegemoni sistem pengetahuan … Continue reading “Berdiri Bersama Sains” dalam Dunia yang Tak Setara

When Water Becomes a Target of War

Modern war increasingly extends beyond military positions to the infrastructure that sustains biological survival. In the current regional escalation involving Iran, one of the least visible but potentially most consequential vulnerabilities lies not in missile systems or border deployments, but in desalination plants. These facilities, which convert seawater into potable water, underpin daily life across much of the Arabian Gulf. If they are deliberately targeted, the humanitarian … Continue reading When Water Becomes a Target of War

Perbincangan dengan Herminson Ariel Currivil: Mendekolonisasi Sejarah Nuklir

Apa yang Anda bayangkan jika mendengar frasa “sejarah nuklir”? Saya yakin Anda akan membayangkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945 atau wajah Oppenheimer, fisikawan teoretis Amerika terkenal yang memimpin Proyek Los Alamos. Namun, dalam podcast ini, kita akan membahas hal yang berbeda: perkembangan teknologi nuklir secara kebetulan terjadi bersamaan dengan perlawanan terhadap kolonialisme di Selatan Global. Saya berbincang dengan Herminson Ariel, seorang … Continue reading Perbincangan dengan Herminson Ariel Currivil: Mendekolonisasi Sejarah Nuklir

Kami Terbiasa dengan Bencana, Negara Terbiasa Mengabaikannya

“Air masih mati,” kata ibu lewat telepon. Ia mengabari bahwa air PDAM belum juga menyala di Padang sejak banjir melanda Sumatera pada akhir November lalu. Hingga hari ini, bapak dan ibu saya masih menampung air hujan untuk keperluan mandi dan mencuci. Ibu menyesal tidak memasang sumur bor sejak dulu. “Kami masih menampung air hujan, mandi dari sana,” lanjut ibu. Mereka juga sempat menumpang mandi ke … Continue reading Kami Terbiasa dengan Bencana, Negara Terbiasa Mengabaikannya