Saat Kampus Menjadi Medan Kuasa: Siapa Menang, Siapa Tersingkir?

Perguruan tinggi kerap diasosiasikan dengan integritas, rasionalitas, dan keutamaan moral. Dalam ruang-ruang kuliah, seminar, dan laboratorium, nilai-nilai akademik diajarkan sebagai landasan berpikir dan bertindak. Namun, ketika musim pemilihan pimpinan kampus tiba, nilai-nilai tersebut sering diuji—dan tak jarang tergeser oleh dinamika sosial yang lebih pragmatis. Proses demokratisasi internal yang seharusnya menjadi ajang adu visi dan gagasan, kerap berubah menjadi arena pertarungan kekuasaan yang membelah komunitas akademik … Continue reading Saat Kampus Menjadi Medan Kuasa: Siapa Menang, Siapa Tersingkir?

Cinta: Antara Logika atau Hasrat Semata?

Dalam kebudayaan populer, cinta sering dilukiskan sebagai sesuatu yang melampaui nalar, ia digambarkan misterius, impulsif, dan tak terduga. Frasa seperti “cinta itu buta” atau “tidak bisa memilih kepada siapa kita jatuh cinta” mencerminkan pandangan umum seolah cinta menolak sebuah rasionalitas. Namun, ketika cinta ditempatkan dalam kerangka saintifik dan epistemologis, muncul pertanyaan yang lebih kompleks, bisakah cinta dijelaskan secara ilmiah, dan apakah ia layak dinilai sebagai … Continue reading Cinta: Antara Logika atau Hasrat Semata?

Unpacking Indonesia-China Science Diplomacy

Science plays an important, yet often invisible, role in diplomacy. And while funding scientific research isn’t the most significant factor in determining a country’s global prowess, China’s recent science agreements with the low and middle-income countries in the Global South are a game-changer. As Beijing couples scientific collaboration with its business interests and the societal problems in the developing world, it is evident that China … Continue reading Unpacking Indonesia-China Science Diplomacy

Universitas, Kuasa, dan Buruh Akademik: Menentang Ketimpangan dalam Kapitalisme Kampus

Setiap awal tahun ajaran, kampus-kampus di Indonesia ramai mempublikasikan capaian akademik, peringkat internasional, serta kerja sama global yang prestisius. Namun, di balik narasi kemajuan tersebut, tersembunyi realitas tenaga kerja yang rentan persoalan pengupahan layak dosen, status dosen tidak tetap, staf kontrak, dan tenaga teknis yang menopang infrastruktur intelektual universitas. Keberadaan mereka tidak sekadar menjadi konsekuensi kebijakan internal kampus, tetapi juga hasil dari struktur kebijakan dan … Continue reading Universitas, Kuasa, dan Buruh Akademik: Menentang Ketimpangan dalam Kapitalisme Kampus