Bedah Artikel Filsafat Sains: Menimbang Kembali Peran Preregistasi dalam Sains Terbuka

Gerakan sains terbuka telah mendorong berbagai reformasi metodologis untuk meningkatkan transparansi dan keandalan penelitian. Salah satu praktik yang paling menonjol adalah preregistrasi (preregistration) riset, yaitu dokumentasi hipotesis, metode, dan rencana analisis sebelum data dikumpulkan. Praktik ini dipromosikan pertama-tama oleh Brian Nosek (Center for Open Science/COS) sebagai cara untuk mencegah manipulasi analitik seperti p-hacking dan HARKing, serta untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap sains. Namun, sebuah artikel … Continue reading Bedah Artikel Filsafat Sains: Menimbang Kembali Peran Preregistasi dalam Sains Terbuka

Wawancara Bersama Titan Hartono: Sudah Tidak Relevan Lagi Mengkotak-kotakan Keilmuan

Seiring berjalannya waktu, kita semua mengalami momen yang secara lambat namun tegas mengubah cara kita memahami sains dan diri kita sendiri. Wawancara saya baru-baru ini dengan Noor Titan Putri Hartono adalah salah satu momen tersebut. Sebagai seorang ilmuwan mekanik, Titan meraih gelar sarjana hingga PhD di Massachusetts Institute of Technology (MIT), di mana penelitian doktoralnya mengkaji kinerja dan stabilitas material surya yang sedang berkembang hingga … Continue reading Wawancara Bersama Titan Hartono: Sudah Tidak Relevan Lagi Mengkotak-kotakan Keilmuan

Politik Perawatan di Negara Orang

“Ketika masuk musim dingin, indikator kebahagiaan saya cuma dua: matahari yang terbit, atau sereh di supermarket.” Kalimat itu sering saya ucapkan ketika pulang ke Indonesia setelah kurang lebih satu tahun tinggal di Jerman untuk menyelesaikan pendidikan master. Bagi sebagian orang, kegembiraan saya karena bisa pulang for good mungkin terdengar aneh. Bukankah kebanyakan orang justru ingin bertahan, mengadu nasib lebih lama, menjadikan gelar “master” sebagai batu … Continue reading Politik Perawatan di Negara Orang

Kami Terbiasa dengan Bencana, Negara Terbiasa Mengabaikannya

“Air masih mati,” kata ibu lewat telepon. Ia mengabari bahwa air PDAM belum juga menyala di Padang sejak banjir melanda Sumatera pada akhir November lalu. Hingga hari ini, bapak dan ibu saya masih menampung air hujan untuk keperluan mandi dan mencuci. Ibu menyesal tidak memasang sumur bor sejak dulu. “Kami masih menampung air hujan, mandi dari sana,” lanjut ibu. Mereka juga sempat menumpang mandi ke … Continue reading Kami Terbiasa dengan Bencana, Negara Terbiasa Mengabaikannya