Banjir Sumatra: Politik Angka dalam Bencana

Hingga hari ini (4/5), jumlah korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sumatra tercatat ratusan orang dan masih terus bertambah. Data resmi BNPB yang telah diverifikasi menunjukkan 812 korban meninggal, 509 orang hilang, dan sekitar 2700 korban luka. Perbedaan angka antar pemberitaan dapat terjadi karena waktu “cut off” pengumpulan data yang tidak seragam. Meski demikian, situasi lapangan memberi indikasi bahwa skala bencana mungkin lebih parah … Continue reading Banjir Sumatra: Politik Angka dalam Bencana

Krisis Data Ilmiah: Pemangkasan NIH dan Akses Pengetahuan Global

Pada awal 2025, komunitas ilmiah internasional terkejut. Proposal pemerintahan Donald Trump mengusulkan pemangkasan hampir 40 persen anggaran National Institutes of Health (NIH). Lembaga ini selama lebih dari setengah abad telah menjadi pusat penelitian biomedis dunia. Ia juga berperan sebagai pengelola berbagai basis data publik yang menopang sistem pengetahuan global. Di atas kertas, pemotongan tersebut tampak seperti langkah efisiensi fiskal. Namun di balik angka anggaran itu … Continue reading Krisis Data Ilmiah: Pemangkasan NIH dan Akses Pengetahuan Global

Meninjau Ulang Jejak Awal Manusia di Sulawesi: Apa Maknanya bagi Arkeologi dan Narasi Prasejarah Asia Tenggara?

Penemuan arkeologi terbaru di situs Calio di Sulawesi Selatan, sebagaimana dilaporkan oleh tim lapangan yang dipimpin oleh arkeolog senior Budianto Hakim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional Indonesia (BRIN), menunjukkan bahwa hominin mungkin telah hadir di pulau Sulawesi sejak 1,04 juta tahun yang lalu, dan mungkin bahkan sejak 1,48 juta tahun yang lalu. Penemuan ini merupakan temuan ilmiah dan konseptual yang signifikan, tidak hanya karena menempatkan Sulawesi … Continue reading Meninjau Ulang Jejak Awal Manusia di Sulawesi: Apa Maknanya bagi Arkeologi dan Narasi Prasejarah Asia Tenggara?

Reexamining the Early Footprints of Humans in Sulawesi: What Does It Mean for Archaeology and the Prehistoric Narrative of Southeast Asia?

The latest archaeological discoveries at the Calio site in South Sulawesi, as reported by a field team led by senior archaeologist Budianto Hakim from the National Research and Innovation Agency of Indonesia (BRIN), suggest that hominins may have been present on the island of Sulawesi as early as 1.04 million years ago, and possibly as far back as 1.48 million years ago. This is a … Continue reading Reexamining the Early Footprints of Humans in Sulawesi: What Does It Mean for Archaeology and the Prehistoric Narrative of Southeast Asia?