Laporan Singkat: Memahami Tren Penarikan Ilmiah dalam Lanskap Penelitian

Fenomena Retraksi (Penarikan) ilmiah, yang didefinisikan sebagai pencabutan formal sebuah makalah yang telah diterbitkan dari catatan ilmiah akibat kesalahan, kecurangan, atau pelanggaran etika, semakin mendapat perhatian sebagai indikator penting dari integritas penelitian dan efektivitas kerangka kerja peer-review serta publikasi. Mekanisme koreksi ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki ketidakakuratan, tetapi juga untuk menjaga kredibilitas dunia akademik. Retraksi memberikan berbagai manfaat bagi komunitas ilmiah, termasuk menjaga integritas … Continue reading Laporan Singkat: Memahami Tren Penarikan Ilmiah dalam Lanskap Penelitian

Brief Report: Understanding Retraction Trends in Research Landscape

Disclosure: In this brief report, the authors were assisted by OpenAI to analyse the dataset/metadata and used for data visualisation. The phenomenon of scientific retractions, defined as the formal removal of a published paper from the scientific record due to errors, fraud, or ethical violations, has garnered increasing attention as a critical indicator of research integrity and the effectiveness of peer-review and publication frameworks. This … Continue reading Brief Report: Understanding Retraction Trends in Research Landscape

Konsensus Ilmiah Lahir dari Sebuah Konstruksi Sosial

Resensi Buku Klasik Bruno Latour dan Steve Wollgar “Laboratory Life: The Construction of Scientific Facts”. Dalam karya mereka, Laboratory Life: The Construction of Scientific Facts (1979), Bruno Latour dan Steve Woolgar menantang pandangan tradisional tentang objektivitas ilmiah dengan mengemukakan bahwa konsensus ilmiah bukan sekadar hasil penemuan kebenaran universal. Sebaliknya, mereka berpendapat bahwa konsensus adalah fenomena yang dikonstruksi secara sosial, dibentuk melalui negosiasi, perdebatan, dan praktik … Continue reading Konsensus Ilmiah Lahir dari Sebuah Konstruksi Sosial

Analisis Tematik Refleksif: Suatu Paradigma konstruktivis-interpretivis Dalam Riset Kualitatif

Analisis Tematik Refleksif (Reflexive Thematic Analysis) merupakan pendekatan kualitatif yang telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir, terutama melalui kontribusi Virginia Braun dan Victoria Clarke. Metode ini dianggap sebagai salah satu pendekatan berpengaruh dalam penelitian kualitatif karena kemampuannya untuk menghasilkan wawasan mendalam yang menempatkan peneliti secara aktif dalam proses analisis data. Ini sangat berbeda dari metode analisis tematik “tradisional” yang lebih positivistik, yang cenderung menekankan … Continue reading Analisis Tematik Refleksif: Suatu Paradigma konstruktivis-interpretivis Dalam Riset Kualitatif