Sticky post

Mengapa Komunikasi Sains Gagal ‘Ampuh’ Mengubah Kebijakan Publik?

Hari-hari ini tidak sedikit dari kita mengeluhkan hal yang serupa tentang mengapa sains yang sudah jelas, didukung data kuat, dan disampaikan berulang kali oleh para pakar tetap berujung pada kekecewaan karena tidak dijadikan dasar utama kebijakan publik. Kita juga sebenarnya paham bahwa kebijakan publik tidak bekerja semata-mata berdasarkan kebenaran ilmiah, melainkan bergerak dalam logika politik. Dua hal ini telah lama menjadi semacam “omon-omon” bersama. Namun … Continue reading Mengapa Komunikasi Sains Gagal ‘Ampuh’ Mengubah Kebijakan Publik?

Cerita Rafflesia dari Oxford Memicu Debat tentang Representasi, Pengakuan Ilmiah, dan Visibilitas Global Selatan

Penemuan kembali bunga langka Rafflesia hasseltii di Sumatera Barat telah memicu perdebatan tak terduga mengenai cara lembaga Global Utara menyajikan cerita konservasi, tentang siapa yang mendapatkan pengakuan ilmiah, dan bagaimana peneliti dan kontributor lokal dari Global Selatan diwakili dalam ekosistem media global. Meskipun materi pers dan media sosial Universitas Oxford telah tersebar luas, para ilmuwan dan warganet di Indonesia berargumen bahwa struktur naratif yang digunakan oleh media global memperkuat … Continue reading Cerita Rafflesia dari Oxford Memicu Debat tentang Representasi, Pengakuan Ilmiah, dan Visibilitas Global Selatan

Jurnalisme di Indonesia: Dari Watchdog ke Edukator

Bersamaan dengan rutinitas riset, minggu lalu saya menyempatkan diri membaca, dan menulis ulasan laporan Worlds of Journalism Study Wave 3. Laporan Riset WJS3 ini dirilis ke publik pada akhir Oktober 2025, merangkum studi yang berlangsung antara 2021 hingga 2025 dan menjadi salah satu survei global terbesar mengenai profesi jurnalis. Secara singkat, proyek riset gelombang ketiga ini mengumpulkan lebih dari 32.350 responden dari 75 negara untuk … Continue reading Jurnalisme di Indonesia: Dari Watchdog ke Edukator

Oxford’s Rafflesia Messaging Sparks Debate Over Representation, Scientific Credit, and Global South Visibility

A rediscovery of the rare Rafflesia hasseltii in West Sumatra has sparked an unexpected debate over how international institutions frame conservation stories, who receives scientific credit, and how Global South researchers are represented in global media ecosystems. While the University of Oxford’s press and social media materials have circulated widely, scientists and netizens in Indonesia argue that the narrative structure used by international media reinforces … Continue reading Oxford’s Rafflesia Messaging Sparks Debate Over Representation, Scientific Credit, and Global South Visibility