Menjembatani Sains, Masyarakat, dan Kebijakan
Sains memainkan peran ganda dalam masyarakat kontemporer: sebagai penghasil pengetahuan dan mekanisme untuk mengatasi tantangan sosial yang kompleks. Namun, efektivitasnya dalam memengaruhi pembuatan kebijakan berbasis bukti (Evidence-based Policy Making, EBPM) tidak hanya bergantung pada kekuatan bukti ilmiah, tetapi juga pada metode komunikasi dan kontekstualisasi pengetahuan tersebut. Komunikasi sains reflektif (Reflexive Science Communication) dan kontekstualisasi (Contextualization) menjadi metodologi penting untuk memastikan pengetahuan ilmiah tetap relevan, inklusif, … Continue reading Menjembatani Sains, Masyarakat, dan Kebijakan
